Jakarta, 6 November 2026 – Pertandingan persahabatan antara Timnas Indonesia dan Yordania pada FIFA Matchday November 2026 resmi dibatalkan setelah PSSI mempertimbangkan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah. Pertandingan yang semula dijadwalkan berlangsung di Stadion Internasional Amman pada 13 November 2026 itu sebenarnya sempat diupayakan untuk dipindahkan ke Turki. Namun, rencana perubahan lokasi tidak berhasil direalisasikan sehingga federasi memutuskan membatalkan pertandingan. Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji, mengungkapkan bahwa keselamatan pemain dan seluruh anggota tim menjadi pertimbangan utama dalam keputusan tersebut. Bola.com+1
Kronologi pembatalan bermula ketika PSSI menjalin komunikasi dengan Federasi Sepak Bola Yordania untuk mempersiapkan pertandingan internasional. Laga tersebut menjadi bagian dari program persiapan skuad Garuda menghadapi Piala Asia 2027. Namun, meningkatnya kekhawatiran terhadap kondisi keamanan di Timur Tengah membuat PSSI mengevaluasi rencana perjalanan tim. Federasi kemudian mempertimbangkan alternatif lokasi yang dinilai lebih aman. Turki menjadi salah satu pilihan agar pertandingan tetap dapat berlangsung tanpa harus dimainkan di Amman.
Sumardji menjelaskan bahwa PSSI sempat mengusulkan pemindahan pertandingan ke Turki dengan tetap mempertahankan Yordania sebagai lawan. Ia sekaligus meluruskan rumor yang menyebut Timnas Indonesia akan menghadapi Timnas Turki pada periode internasional tersebut. Menurutnya, Turki hanya dipertimbangkan sebagai tempat penyelenggaraan pertandingan, bukan calon lawan pengganti. Meski komunikasi mengenai perubahan lokasi sempat dilakukan, berbagai pertimbangan membuat rencana itu tidak dapat dilanjutkan. PSSI akhirnya memilih membatalkan pertandingan daripada mengambil risiko yang dinilai dapat mengganggu keselamatan tim. JawaPos.com
Kepastian pembatalan diumumkan Federasi Sepak Bola Yordania (JFA) pada Kamis, 5 November 2026. Dalam pengumumannya, JFA menyebut keputusan tersebut diambil atas permintaan PSSI yang telah menyampaikan permohonan maaf karena tidak dapat memenuhi agenda pertandingan. Meski kehilangan Indonesia sebagai lawan, Yordania tetap mempertahankan jadwal pertandingan persahabatan menghadapi Australia pada 17 November 2026. Sementara itu, Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan bahwa keselamatan pemain harus menjadi prioritas di tengah kondisi kawasan yang belum kondusif. CNNindonesia+1
Setelah pertandingan melawan Yordania dipastikan batal, PSSI mulai mencari alternatif lawan untuk mengisi agenda FIFA Matchday pada 9 hingga 17 November 2026. Salah satu negara yang telah dihubungi adalah Hong Kong melalui federasi sepak bolanya. Sumardji mengungkapkan bahwa komunikasi telah dilakukan, tetapi hingga Jumat belum ada kepastian mengenai kesediaan Hong Kong menghadapi Indonesia. Keterbatasan waktu menjadi kendala karena sebagian besar tim nasional telah memiliki jadwal pertandingan masing-masing. PSSI tetap berusaha mencari solusi agar periode internasional tidak terlewat tanpa kegiatan persiapan.
Apabila tidak berhasil mendapatkan lawan pengganti, Timnas Indonesia berpeluang hanya menjalani pemusatan latihan atau training camp (TC). Program tersebut akan disusun bersama pelatih John Herdman untuk mengevaluasi kemampuan pemain dan memperkuat penerapan strategi. Pemusatan latihan juga dapat dimanfaatkan untuk memantau sejumlah pemain yang belum memperoleh banyak kesempatan bersama tim nasional. Pemanggilan pemain akan mempertimbangkan jadwal pertandingan klub serta kondisi perjalanan masing-masing individu. Dengan demikian, agenda November tetap dapat digunakan untuk meningkatkan kesiapan skuad meskipun tanpa pertandingan internasional. News+ on RCTI+
Pembatalan pertandingan melawan Yordania juga terjadi ketika jadwal Piala Asia 2027 mengalami perubahan. Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC) telah mengumumkan penundaan turnamen dari Januari 2027 menjadi periode Desember 2027 hingga Januari 2028. Perubahan tersebut memberikan waktu persiapan lebih panjang bagi Timnas Indonesia sebelum menghadapi persaingan tingkat Asia. Erick Thohir menyerahkan penyusunan agenda alternatif kepada BTN dan John Herdman agar program tim tetap berjalan sesuai kebutuhan. Kini, kepastian mengenai lawan pengganti atau pelaksanaan pemusatan latihan menjadi perkembangan yang dinantikan. PSSI diharapkan segera menentukan agenda terbaik agar skuad Garuda tetap memiliki persiapan yang terarah menuju Piala Asia mendatang. ANTARA News




