Monza, 19 September 2026 – Monza akhirnya meraih kemenangan pertamanya di Serie A musim 2026/2027 setelah menundukkan Sassuolo dengan skor 2-1 di U-Power Stadium, Jumat, 18 September 2026 waktu setempat. Tiga poin pertama tim asuhan Ivan Juric tersebut hadir berkat penampilan impresif Gustavo Varela yang memborong dua gol. Penyerang asal Portugal itu membuka keunggulan pada menit ke-51 sebelum menggandakan skor melalui tendangan penalti pada menit ke-63. Sassuolo baru mampu memperkecil ketertinggalan melalui Vasilije Adzic pada menit ke-88. Tim tamu bahkan hampir menyamakan kedudukan pada masa tambahan waktu, tetapi sundulan Kieron Bowie hanya mengenai tiang gawang. Skor 2-1 akhirnya bertahan sekaligus mengakhiri penantian panjang Monza terhadap kemenangan di kompetisi liga.
Monza langsung bermain agresif sejak pertandingan dimulai karena membutuhkan kemenangan setelah melewati empat laga awal tanpa tiga poin. Peluang pertama sudah tercipta ketika pertandingan baru berlangsung sekitar 40 detik melalui serangan yang melibatkan Patrick Cutrone dan Robinson. Tekanan berlanjut saat Kouadio mendapatkan kesempatan melalui sundulan pada menit kedua, tetapi bola masih mampu diamankan Arijanet Muric. Sassuolo perlahan keluar dari tekanan dan mendapatkan peluang berbahaya melalui Domenico Berardi pada menit ke-15. Namun, kiper Monza Jacob Törnqvist mampu menggagalkan peluang tersebut dalam penampilan debutnya bersama I Biancorossi. Törnqvist kembali melakukan penyelamatan penting ketika menggagalkan kesempatan Kristian Thorstvedt setelah menerima umpan tumit Sebastiano Esposito.
Pertandingan berlangsung semakin terbuka menjelang berakhirnya babak pertama. Monza memperoleh peluang melalui Samuele Birindelli, sementara Sassuolo beberapa kali mengancam melalui serangan cepat. Törnqvist tampil solid di bawah mistar dan menjadi salah satu alasan tuan rumah mampu mempertahankan skor tanpa gol hingga turun minum. Monza kemudian hampir memecahkan kebuntuan pada menit ke-40 ketika Cutrone berada dalam posisi menjanjikan di area pertahanan Sassuolo. Namun, upaya tersebut berhasil dihentikan melalui intervensi lini belakang tim tamu. Kedua tim akhirnya memasuki ruang ganti dengan kedudukan 0-0 meskipun sejumlah peluang telah tercipta sepanjang 45 menit pertama.
Kebuntuan akhirnya pecah enam menit setelah babak kedua dimulai. Monza memperoleh sepak pojok yang dieksekusi Birindelli dan bola berhasil disambut Varela dengan sundulan. Muric sebenarnya berada dalam posisi untuk mengamankan bola, tetapi upayanya tidak sempurna sehingga bola masuk ke gawang Sassuolo. Gol tersebut menjadi gol ketiga Varela di Serie A musim ini sekaligus membawa Monza unggul 1-0. Keunggulan membuat kepercayaan diri tuan rumah semakin meningkat dan Juric kemudian melakukan sejumlah pergantian pemain untuk mempertahankan intensitas permainan. Dany Mota dan Foe Ondoa yang masuk dari bangku cadangan langsung memberikan tambahan energi bagi serangan Monza.
Perubahan tersebut membuahkan hasil ketika Monza mendapatkan hadiah penalti setelah Dany Mota dilanggar Sebastiano Esposito di dalam kotak terlarang. Varela maju sebagai eksekutor dan dengan tenang menaklukkan Muric pada menit ke-63. Gol itu membuat Monza memimpin 2-0 sekaligus memberikan Varela dua gol dalam pertandingan tersebut. Tambahan dua gol membawa penyerang berusia 26 tahun itu mengoleksi empat gol di Serie A dan enam gol di seluruh kompetisi musim ini. Monza tidak langsung menurunkan tempo setelah mendapatkan keunggulan dua gol. Pasukan Juric bahkan masih menciptakan beberapa kesempatan untuk memperbesar skor melalui Foe Ondoa dan Birindelli.
Sassuolo kemudian berusaha meningkatkan tekanan dengan memasukkan sejumlah pemain dari bangku cadangan. Alberto Aquilani memainkan Bowie, Pedro Obiang Dominguez dan Adzic untuk memberikan variasi pada permainan menyerang timnya. Perubahan tersebut membuat Sassuolo mampu memberikan tekanan lebih besar pada pertahanan Monza menjelang pertandingan berakhir. Gol yang mereka cari akhirnya tercipta pada menit ke-88 melalui tendangan bebas Adzic. Pemain Montenegro tersebut melepaskan tembakan melengkung yang tidak mampu dihentikan Törnqvist sehingga kedudukan berubah menjadi 2-1. Sassuolo kemudian mengerahkan hampir seluruh kekuatan menyerangnya untuk mengejar gol penyama kedudukan pada sisa pertandingan.
Drama terjadi pada masa tambahan waktu ketika Sassuolo memperoleh kesempatan emas melalui Bowie. Sundulannya pada menit ke-93 sudah mengarah ke gawang dan berpotensi mengubah kedudukan menjadi 2-2. Namun, bola hanya menghantam tiang sehingga Monza terhindar dari kehilangan dua poin pada penghujung pertandingan. Pertahanan tuan rumah mampu bertahan pada sisa waktu sebelum wasit akhirnya meniup peluit panjang. Kemenangan tersebut terasa semakin penting karena Monza sebelumnya baru mengumpulkan satu poin dari empat pertandingan awal Serie A. Tambahan tiga poin membuat pasukan Juric kini mengoleksi empat poin, sementara Sassuolo tetap bertahan dengan tujuh poin.
Hasil tersebut juga mengakhiri penantian panjang Monza untuk merasakan kemenangan di Serie A. Klub berjuluk I Biancorossi terakhir kali memenangi pertandingan liga pada 11 Mei 2025 sebelum akhirnya kembali mendapatkan tiga poin pada pertandingan melawan Sassuolo. Untuk pertandingan kandang Serie A, kemenangan di U-Power Stadium bahkan sudah dinantikan sejak Januari 2025. Catatan tersebut membuat kemenangan atas Sassuolo mempunyai arti lebih besar daripada sekadar tambahan tiga poin dalam klasemen. Monza sekaligus mendapatkan modal psikologis penting setelah menjalani awal musim yang sulit. Bagi Juric, kemenangan pertama tersebut dapat menjadi pijakan untuk memperbaiki konsistensi tim setelah jeda internasional.
Varela menjadi figur utama dalam kebangkitan Monza melalui dua gol yang dicetaknya pada babak kedua. Ketajaman penyerang tersebut memberikan solusi ketika tuan rumah kesulitan mengubah peluang menjadi gol sepanjang babak pertama. Monza kini berharap kemenangan perdana dapat menjadi titik balik setelah sebelumnya berada di sekitar zona bawah klasemen. Setelah jeda internasional, mereka dijadwalkan menghadapi Lazio pada 11 Oktober 2026 dalam pertandingan tandang yang kembali memberikan tantangan berat. Sassuolo, di sisi lain, harus mengevaluasi kegagalan memanfaatkan sejumlah peluang meskipun mampu memberikan tekanan besar pada menit-menit akhir. Kemenangan 2-1 atas Sassuolo pada akhirnya memberikan Monza tiga poin yang sudah lama dinantikan sekaligus membuka peluang untuk membangun momentum baru di Serie A musim 2026/2027.




