Jakarta, 19 September 2026 – Menonton konser The Weeknd tidak hanya menjadi kesempatan menikmati penampilan musik secara langsung, tetapi juga momen untuk mengeksplorasi gaya berpakaian. Karakter musik dan visual The Weeknd yang identik dengan nuansa gelap, futuristis, serta sentuhan streetwear bisa menjadi inspirasi dalam menentukan outfit. Bagi pria, tidak diperlukan terlalu banyak aksesori atau kombinasi pakaian yang rumit untuk menciptakan penampilan menarik. Tiga fashion item berupa jaket statement, celana dengan potongan relaxed, serta sneakers dapat menjadi fondasi gaya yang sederhana tetapi tetap menonjol. Pemilihan material dan ukuran yang tepat juga penting karena penonton kemungkinan akan berdiri atau bergerak selama berjam-jam. Karena itu, kenyamanan sebaiknya tetap menjadi pertimbangan utama selain tampilan visual.
Fashion item pertama yang dapat menjadi pilihan adalah jaket dengan karakter kuat. Jaket kulit hitam merupakan salah satu opsi yang mudah dipadukan dengan berbagai jenis pakaian sekaligus memiliki kesan yang dekat dengan estetika The Weeknd. Alternatif lain adalah bomber jacket, denim jacket berwarna gelap atau oversized jacket dengan detail minimalis. Bagian dalamnya dapat menggunakan kaus polos berwarna hitam, putih atau abu-abu agar keseluruhan penampilan tidak terasa terlalu ramai. Jika ingin mendapatkan tampilan yang lebih berani, jaket dengan tekstur atau aksen metalik bisa dipertimbangkan tanpa harus memenuhi seluruh outfit dengan detail mencolok. Siluet jaket sebaiknya tetap memberikan ruang gerak agar nyaman digunakan selama konser. Kombinasi sederhana tersebut dapat memberikan karakter kuat tanpa terlihat seperti kostum panggung.
Warna hitam menjadi salah satu pilihan paling fleksibel untuk gaya semacam ini. The Weeknd sendiri dalam berbagai era penampilannya sering menggunakan busana dengan palet gelap, meskipun konsep visualnya terus berubah mengikuti album dan tur. Karena itu, jaket hitam dapat menjadi titik awal yang aman bagi penonton yang ingin mengambil inspirasi tanpa meniru penampilan sang musisi secara langsung. Warna gelap juga relatif mudah dikombinasikan dengan denim, celana kargo maupun sneakers. Untuk memberikan dimensi, perbedaan tekstur antara jaket, kaus dan celana dapat dimanfaatkan sehingga outfit tidak terlihat datar. Detail seperti ritsleting, hardware metalik atau potongan bahu yang tegas sudah cukup untuk memberikan aksen. Pendekatan tersebut membuat pakaian tetap dapat digunakan kembali setelah konser selesai.
Fashion item kedua adalah celana relaxed fit atau wide-leg yang memberikan keseimbangan antara kenyamanan dan penampilan. Celana dengan potongan terlalu ketat dapat terasa kurang nyaman ketika harus berdiri, berjalan dan bergerak dalam waktu lama. Sebaliknya, relaxed jeans, cargo pants atau celana berpotongan lurus memberikan ruang gerak yang lebih baik. Warna hitam, charcoal, abu-abu atau denim washed dapat dipadukan dengan jaket yang menjadi bagian utama outfit. Cargo pants juga menawarkan keuntungan praktis melalui kantong tambahan untuk menyimpan barang kecil. Namun, penonton tetap perlu memperhatikan peraturan venue mengenai barang yang boleh dibawa ke area konser. Potongan celana yang tepat dapat membuat siluet keseluruhan terlihat lebih proporsional tanpa mengorbankan kenyamanan.
Tren pakaian pria dalam beberapa tahun terakhir juga semakin memberikan ruang bagi siluet yang lebih longgar. Celana relaxed tidak lagi hanya digunakan untuk gaya kasual, tetapi dapat dikombinasikan dengan berbagai fashion item untuk menghasilkan tampilan yang lebih terstruktur. Jika bagian atas menggunakan jaket oversized, celana dengan volume yang terkontrol dapat menjaga proporsi tubuh. Sebaliknya, jaket dengan potongan lebih pendek dapat dipadukan dengan wide-leg trousers untuk memberikan kesan kaki lebih panjang. Pemilihan panjang celana juga perlu diperhatikan agar tidak terlalu banyak menumpuk di bagian bawah. Saat digunakan dalam konser yang dipenuhi banyak orang, ujung celana yang terlalu panjang berpotensi mudah terinjak atau kotor. Faktor praktis seperti ini sering kali sama pentingnya dengan pertimbangan estetika.
Fashion item ketiga adalah sneakers yang nyaman sekaligus memiliki desain kuat. Sepatu menjadi bagian yang sangat penting karena pengalaman menonton konser dapat melibatkan antrean panjang, berjalan menuju venue dan berdiri selama beberapa jam. Sneakers dengan bantalan yang sudah terbukti nyaman lebih aman dibandingkan menggunakan sepatu baru yang belum pernah dipakai dalam durasi panjang. Model retro runner, sneakers chunky maupun desain minimalis dapat dipilih berdasarkan karakter pakaian lainnya. Jika jaket dan celana sudah memiliki banyak detail, sneakers dengan desain sederhana dapat menjaga keseimbangan. Sebaliknya, outfit serba hitam yang minimalis dapat diberikan aksen melalui sneakers dengan bentuk atau kombinasi material yang lebih menonjol. Prinsip utamanya adalah tidak mengorbankan kenyamanan hanya demi mendapatkan penampilan yang menarik.
Penggunaan sneakers juga memberikan fleksibilitas ketika dipadukan dengan dua item sebelumnya. Jaket kulit dan relaxed jeans dapat menghasilkan gaya rock-streetwear, sedangkan bomber jacket dan cargo pants menghadirkan nuansa yang lebih utilitarian. Jika ingin terlihat lebih rapi, celana wide-leg berwarna gelap dapat dikombinasikan dengan sneakers minimalis dan jaket berpotongan bersih. Pilihan kaus di bagian dalam sebaiknya tetap sederhana agar tiga fashion item utama memiliki ruang untuk menonjol. Aksesori tambahan seperti cincin, kalung tipis atau kacamata dapat digunakan apabila sesuai dengan karakter pribadi. Namun, penggunaan aksesori berlebihan tidak diperlukan untuk membuat keseluruhan outfit terlihat menarik. Konsistensi warna dan proporsi justru sering memberikan hasil yang lebih efektif.
Selain gaya, kondisi venue dan cuaca perlu dipertimbangkan sebelum menentukan pakaian. Jaket kulit tebal mungkin terlihat menarik, tetapi bisa terasa panas apabila konser berlangsung di ruang tertutup dengan kepadatan penonton tinggi. Material yang lebih ringan dapat menjadi alternatif apabila suhu diperkirakan hangat. Penonton konser outdoor juga perlu memperhitungkan kemungkinan hujan, angin atau perubahan suhu pada malam hari. Sneakers dengan material yang mudah dibersihkan dapat menjadi pilihan apabila area konser berpotensi basah atau berlumpur. Barang berharga sebaiknya disimpan secara aman dan tidak ditempatkan pada kantong yang mudah terbuka. Dengan mempertimbangkan aspek tersebut, outfit dapat tetap menarik sekaligus berfungsi dengan baik sepanjang acara.
Jaket statement, celana relaxed dan sneakers pada akhirnya dapat menjadi tiga fashion item utama bagi pria yang ingin menyiapkan outfit untuk menonton The Weeknd. Ketiganya mudah dikombinasikan dan tidak mengharuskan seseorang membeli seluruh pakaian baru hanya untuk satu malam. Palet gelap dapat digunakan untuk mengambil inspirasi dari estetika visual The Weeknd, sementara permainan tekstur dan siluet membuat gaya tetap memiliki identitas pribadi. Pemilihan pakaian juga tidak perlu terpaku pada tren apabila membuat pemakainya merasa kurang nyaman. Konser merupakan aktivitas dengan mobilitas tinggi sehingga pakaian ideal perlu bekerja baik sejak antre masuk hingga pertunjukan selesai. Dengan kombinasi yang tepat, penampilan dapat terlihat standout sekaligus tetap nyaman untuk menikmati seluruh rangkaian konser.




