Jakarta, 7 November 2026 – Partai Perindo DKI Jakarta menetapkan target meraih 10 kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) pada Pemilihan Umum 2029. Target tersebut menjadi bagian dari upaya partai memperkuat keterwakilan politik di tingkat provinsi sekaligus meningkatkan dukungan masyarakat ibu kota. Untuk mencapai sasaran tersebut, Perindo DKI Jakarta berupaya memperkuat konsolidasi organisasi dan mempersiapkan kader yang akan terlibat dalam kontestasi politik mendatang.
Persiapan menghadapi Pemilu 2029 dilakukan melalui penguatan struktur kepengurusan dan peningkatan kapasitas kader di berbagai wilayah Jakarta. Langkah tersebut mencakup pembinaan sumber daya manusia, pemahaman mengenai sistem pemilu, serta pengembangan kemampuan komunikasi politik. Partai juga perlu memastikan keberadaan organisasi yang aktif hingga tingkat masyarakat agar program dan gagasannya dapat dikenal lebih luas. Persiapan sejak dini dinilai penting mengingat persaingan memperebutkan kursi legislatif di Jakarta melibatkan banyak partai politik.
Ketua DPW Partai Perindo DKI Jakarta, Manik Marganamahendra, menyampaikan bahwa partainya berharap dapat membentuk satu fraksi utuh di DPRD Jakarta. Menurutnya, jumlah minimal sekitar lima kursi sudah dapat menjadi dasar pembentukan fraksi, tetapi Perindo memasang target lebih tinggi hingga 10 kursi. Perolehan tersebut diharapkan memberikan ruang lebih besar bagi kader partai untuk menjalankan tugas di komisi maupun alat kelengkapan dewan. Manik menyampaikan target itu dalam kegiatan konsolidasi internal yang berlangsung pada Sabtu (7/11/2026).
Dalam kesempatan yang sama, Manik menjelaskan bahwa struktur kepengurusan Perindo Jakarta telah dipersiapkan mulai dari tingkat DPW, DPD, DPC, hingga DPRT. Kesiapan organisasi tersebut menjadi bagian dari langkah menghadapi proses verifikasi partai politik sebelum Pemilu 2029. Perindo juga menargetkan kesiapan menghadapi verifikasi faktual pada 2027, meskipun jadwal resmi masih bergantung pada ketentuan penyelenggara pemilu. Penguatan keanggotaan dan pembinaan kader menjadi perhatian dalam persiapan tersebut.
Salah satu kegiatan yang diselenggarakan adalah Akademi Partai Perindo Jakarta Gelombang 1 di Kantor DPP Partai Perindo. Kegiatan bertema Konsolidasi dan Penguatan Kader se-Jakarta itu diikuti ratusan pengurus dari berbagai tingkatan organisasi. Sejumlah narasumber hadir memberikan pembekalan, termasuk Ketua KPU DKI Jakarta Wahyu Dinata, anggota DPRD DKI Jakarta Dina Masyusin, serta peneliti Indonesia Corruption Watch Seira Tamara. Materi yang disampaikan mencakup pendidikan politik, persiapan verifikasi partai, dan persoalan tata kelola politik.
Ketua KPU DKI Jakarta Wahyu Dinata mengapresiasi pelaksanaan pendidikan politik bagi kader partai. Ia menjelaskan bahwa kegiatan semacam itu merupakan bagian dari fungsi organisasi politik dalam meningkatkan pemahaman anggotanya mengenai proses demokrasi. KPU juga memberikan informasi terkait persyaratan dan persiapan verifikasi partai politik. Namun, Wahyu menegaskan bahwa kepastian jadwal tahapan verifikasi masih menunggu perkembangan revisi Undang-Undang Pemilu yang sedang dibahas.
Manik turut menekankan pentingnya penggunaan bantuan keuangan partai politik secara transparan dan bertanggung jawab. Ia menyebut kegiatan pendidikan politik sebagai bagian dari pelaksanaan ketentuan mengenai pemanfaatan dana bantuan partai. Perindo Jakarta juga berencana memperluas kegiatan pendidikan politik agar dapat diikuti masyarakat umum, bukan hanya pengurus internal. Sementara itu, target 10 kursi DPRD pada Pemilu 2029 tetap menjadi sasaran politik yang hasilnya akan ditentukan oleh perolehan suara dan ketentuan pemilu yang berlaku.




