Jakarta, 6 Mei 2026 – Petugas penyelenggara ibadah haji mengimbau para jemaah Indonesia agar tidak memaksakan diri untuk selalu melaksanakan salat di Masjidil Haram apabila kondisi fisik tidak memungkinkan.
Imbauan tersebut disampaikan mengingat padatnya aktivitas ibadah dan tingginya suhu di Tanah Suci yang dapat memengaruhi kesehatan jemaah, terutama lanjut usia dan mereka yang memiliki riwayat penyakit tertentu.
Petugas haji menegaskan bahwa menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah haji sangat penting agar seluruh rangkaian ibadah dapat dilaksanakan dengan baik hingga selesai.
Banyak jemaah diketahui memiliki semangat tinggi untuk beribadah langsung di Masjidil Haram setiap waktu. Namun, kondisi kelelahan, dehidrasi, dan kepadatan area ibadah dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan apabila tubuh dipaksakan.
Karena itu, jemaah diimbau memanfaatkan musala hotel atau tempat ibadah terdekat apabila merasa lelah atau kurang sehat, terutama untuk salat sunnah dan ibadah tambahan lainnya.
Petugas kesehatan haji juga terus mengingatkan jemaah agar menjaga pola makan, cukup istirahat, serta memperbanyak konsumsi air untuk menghindari kelelahan selama berada di Arab Saudi.
Selain faktor cuaca panas, aktivitas berjalan kaki dalam jarak cukup jauh menuju area masjid juga menjadi tantangan tersendiri bagi sebagian jemaah.
Pemerintah berharap seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah secara aman, nyaman, dan tetap menjaga kondisi tubuh agar seluruh rangkaian haji dapat dilaksanakan dengan lancar hingga kembali ke Indonesia.







