Jakarta, 20 September 2026 – Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap sejumlah rencana setelah tidak lagi menjabat sebagai Menteri Keuangan dan posisinya resmi digantikan Suahasil Nazara. Selepas serah terima jabatan di Kementerian Keuangan pada 15 September 2026, Purbaya menyatakan ingin menikmati masa pensiun dan tidak berencana melanjutkan karier di pemerintahan dalam waktu dekat. Ia mengaku sudah cukup menjalani tugas sebagai bendahara negara selama sekitar satu tahun dan kini ingin memiliki lebih banyak waktu untuk beristirahat. Aktivitas sederhana seperti memancing ikan di kolam belakang rumah menjadi salah satu kegiatan yang ingin dilakukannya. Purbaya juga mengaku merasa lebih lega karena berbagai persoalan kebijakan fiskal tidak lagi menjadi tanggung jawab langsungnya.
Keinginan pensiun menjadi salah satu hal yang paling tegas disampaikan Purbaya setelah meninggalkan Kementerian Keuangan. Ia mengatakan sebenarnya sudah memiliki rencana untuk pensiun ketika masih berada di Lembaga Penjamin Simpanan sebelum kemudian dipercaya menjadi Menteri Keuangan. Setelah menyelesaikan masa tugasnya di kabinet, Purbaya kembali mengutarakan keinginan tersebut dan menyebut dirinya tidak tertarik segera kembali menjadi menteri. Bahkan ketika ditanya mengenai kemungkinan memperoleh posisi lain di pemerintahan, jawabannya tetap mengarah pada keinginan menikmati masa purnatugas. Pernyataan itu menunjukkan bahwa agenda Purbaya setelah meninggalkan Kementerian Keuangan untuk sementara lebih berfokus pada kehidupan pribadi.
Memancing menjadi kegiatan yang beberapa kali disebut Purbaya ketika ditanya mengenai rencananya setelah serah terima jabatan. Ia mengatakan memiliki kolam di belakang rumah yang berisi ikan seperti mujair dan nila sehingga dapat digunakan untuk menyalurkan hobinya. Purbaya bahkan sempat melontarkan candaan bahwa dirinya bisa memancing sambil merenungkan alasan pergantian jabatan yang dialaminya. Gaya santai tersebut terlihat berbeda dibandingkan kesibukannya ketika harus mengelola berbagai persoalan APBN dan kebijakan fiskal nasional. Selain memancing, ia juga pernah menyinggung kemungkinan kembali menekuni aktivitas di pasar keuangan yang disebut sebagai salah satu bidang yang telah lama dikuasainya.
Perubahan lainnya berkaitan dengan berbagai pekerjaan besar yang sebelumnya berada dalam lingkup tanggung jawab Kementerian Keuangan. Salah satunya adalah persoalan terkait proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh, termasuk pembahasan mengenai pengelolaan kewajiban serta rencana pengalihan saham konsorsium BUMN di PT Kereta Cepat Indonesia China. Ketika ditanya mengenai persoalan tersebut setelah tidak lagi menjadi menteri, Purbaya menegaskan bahwa tanggung jawab itu kini berada pada Menteri Keuangan yang baru. Sebelumnya, ketika masih menjabat, Purbaya terlibat dalam pembahasan skema yang berkaitan dengan kepemilikan konsorsium BUMN di proyek tersebut. Pergantian kepemimpinan membuat pembahasan lanjutan mengenai kebijakan tersebut kini menjadi bagian dari pekerjaan pemerintahan di bawah pejabat baru.
Purbaya juga mengungkap bahwa dirinya berharap dapat tidur lebih tenang setelah meninggalkan jabatan Menteri Keuangan. Pada malam sebelum proses serah terima, ia mengaku masih memikirkan berbagai persoalan sehingga mengalami kesulitan untuk beristirahat dengan tenang. Setelah tugasnya selesai, Purbaya mengatakan dirinya merasa lebih lega dan yakin dapat beristirahat tanpa harus terus memikirkan persoalan yang sebelumnya menjadi tanggung jawabnya. Pernyataan tersebut menggambarkan besarnya beban pekerjaan yang dirasakan selama memegang posisi sebagai pengelola keuangan negara. Ia bahkan menggambarkan kondisi setelah tidak lagi menjabat dengan perasaan lebih bebas dibandingkan sebelumnya.
Pergantian Menteri Keuangan terjadi setelah Presiden Prabowo Subianto mengganti Purbaya dengan Suahasil Nazara pada 14 September 2026. Purbaya mengetahui keputusan tersebut melalui pemberitahuan ketika dirinya masih mengikuti rapat kerja bersama DPD RI. Sehari kemudian, proses serah terima jabatan berlangsung di Gedung Djuanda I Kementerian Keuangan dengan dihadiri sejumlah pejabat serta pemangku kepentingan ekonomi nasional. Suahasil kemudian mengambil alih tanggung jawab pengelolaan fiskal pemerintah, termasuk menjaga disiplin APBN dan melanjutkan berbagai agenda yang sebelumnya berada di bawah kepemimpinan Purbaya. Transisi tersebut sekaligus menandai berakhirnya masa tugas Purbaya setelah sekitar satu tahun memimpin Kementerian Keuangan.
Setelah melewati pergantian jabatan tersebut, Purbaya kini memilih menjalani kehidupan yang lebih santai dibandingkan ketika masih berada di pemerintahan. Rencana pensiun, memancing ikan di belakang rumah, kembali menekuni kegiatan yang disukainya, tidak lagi menangani persoalan seperti Whoosh, serta keinginan mendapatkan tidur yang lebih tenang menjadi sejumlah hal yang disampaikannya setelah sertijab. Ia juga sempat bercanda mengenai usia ketika ditanya tentang persoalan kewajiban jangka panjang proyek kereta cepat. Meski disampaikan dalam suasana ringan, berbagai pernyataan itu memperlihatkan arah kegiatan yang ingin dijalaninya setelah meninggalkan posisi Menteri Keuangan. Sementara itu, berbagai pekerjaan dan kebijakan fiskal yang sebelumnya ditanganinya kini beralih kepada Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan yang baru.




