Jakarta, 23 Mei 2026 – Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul memberikan apresiasi terhadap perkembangan para siswa Sekolah Rakyat di Kabupaten Katingan yang dinilai menunjukkan kemajuan positif dalam pendidikan dan pembentukan karakter. Kunjungan tersebut menjadi bagian dari pemantauan program pendidikan sosial yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu agar memperoleh akses belajar yang lebih layak dan berkelanjutan. Pengamat pendidikan menjelaskan bahwa program pendidikan berbasis sosial seperti Sekolah Rakyat memiliki peran penting dalam membantu mengurangi kesenjangan akses pendidikan di daerah yang masih menghadapi tantangan ekonomi dan keterbatasan fasilitas. Selain aspek akademik, pendekatan pendidikan semacam ini juga sering menekankan pembinaan karakter dan penguatan kepercayaan diri siswa.
Dalam kesempatan tersebut, Gus Ipul disebut melihat langsung aktivitas belajar para siswa serta berdialog dengan tenaga pengajar dan pengelola program pendidikan. Ia menilai perkembangan kemampuan belajar dan kedisiplinan siswa menunjukkan bahwa pendekatan pendidikan yang lebih dekat dengan kebutuhan masyarakat mampu memberikan hasil positif. Pengamat sosial menjelaskan bahwa anak-anak dari kelompok rentan sering membutuhkan dukungan pendidikan yang tidak hanya fokus pada pelajaran formal, tetapi juga perhatian terhadap kondisi sosial dan psikologis mereka. Karena itu, keberadaan sekolah berbasis pemberdayaan masyarakat dinilai dapat membantu menciptakan lingkungan belajar yang lebih inklusif dan mendukung perkembangan siswa secara menyeluruh.
Sekolah Rakyat sendiri dikenal sebagai program pendidikan yang ditujukan untuk membantu anak-anak dari keluarga prasejahtera agar tetap dapat memperoleh pendidikan yang layak. Selain pembelajaran akademik, siswa juga biasanya mendapatkan pendampingan sosial, pelatihan keterampilan, hingga dukungan kebutuhan dasar tertentu. Pengamat kebijakan pendidikan menjelaskan bahwa model pendidikan seperti ini penting di daerah yang masih menghadapi persoalan putus sekolah dan keterbatasan akses pendidikan formal. Dengan dukungan pemerintah dan masyarakat, program tersebut diharapkan mampu membantu meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.
Di sisi lain, apresiasi terhadap perkembangan siswa di Katingan juga menunjukkan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, tenaga pendidik, dan masyarakat dalam mendukung pendidikan anak-anak dari kelompok rentan. Pengamat pendidikan masyarakat menjelaskan bahwa keberhasilan program pendidikan sosial tidak hanya diukur dari nilai akademik, tetapi juga dari perubahan sikap, motivasi belajar, dan kemampuan siswa membangun masa depan yang lebih baik. Karena itu, kesinambungan dukungan dan perhatian terhadap program seperti Sekolah Rakyat dinilai sangat penting agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Apresiasi Gus Ipul terhadap kemajuan siswa Sekolah Rakyat di Katingan menunjukkan bahwa pendidikan berbasis kepedulian sosial mampu memberikan dampak nyata bagi perkembangan anak-anak di daerah. Pengamat pendidikan menilai program seperti ini dapat menjadi salah satu langkah penting dalam memperluas akses pendidikan dan mengurangi kesenjangan sosial di Indonesia. Dengan dukungan yang berkelanjutan, Sekolah Rakyat diharapkan mampu membantu lebih banyak anak memperoleh kesempatan belajar dan membangun masa depan yang lebih baik.




